“Badannya kan sudah ada, badan nasionalnya. Kenapa enggak diefektifkan sekalian? Karena tidak semua orang mungkin sampai di perbatasan-perbatasan itu,” paparnya
Dalam pelaksanaannya, Maruli membuka peluang untuk mengoordinasikan dukungan dari satuan TNI yang berada di berbagai wilayah, termasuk kawasan pesisir. Ia menyebut keberadaan satuan di daerah dapat membantu pelaksanaan program sesuai kebutuhan setempat.
“Di daerah-daerah ada Yon TP (Batalion Teritorial Pembangunan), kita akan pergunakan. Ada mungkin Angkatan Udara yang kadang-kadang mereka juga banyak di daerah pesisir, (atau) Angkatan Laut. Jadi, mereka kalau mungkin (diperbantukan), (karena) saya di posisi Wakil Panglima, akan membantu untuk berkoordinasi,” ucapnya.
Selain pemberdayaan ekonomi, Maruli menekankan pentingnya kepastian batas wilayah Indonesia dengan negara tetangga. Ia mengatakan masih ada sejumlah titik perbatasan yang perlu didiskusikan dan dipastikan, termasuk kejelasan batas lahan serta pemanfaatannya.
“Ada daerah-daerah yang belum eksak yang harus kita diskusikan, kita komunikasikan dengan yang lain. Harus jelas perbatasan lahannya ya. Nanti penggunaannya dan lain sebagainya itu mungkin yang harus kita pastikan,” kata Maruli.
Herman Yakub.














