Bahlil menjelaskan, posisi stok BBM nasional yang berada di kisaran 16-18 hari adalah untuk jenis RON 90 (Pertalite). Menurut dia, penurunan stok RON 90 berkaitan dengan pergeseran konsumsi masyarakat.
Sebagian konsumen yang sebelumnya menggunakan bensin dengan kadar oktan lebih tinggi, seperti RON 92 dan RON 95, beralih menggunakan RON 90.
Pemerintah memperkirakan stok BBM dapat kembali mencapai kisaran 20 hari kebutuhan dalam waktu sekitar satu pekan, seiring upaya pemulihan persediaan.
“Untuk mencapai di angka 20 itu ya kita butuh waktu seminggu. Seminggu selesai. Tapi di 16-18 hari itu kan bukan berarti kita kekurangan standar minimal, itu masih oke,” pungkas Bahlil.
Herman Yakub.














