Pj Gubernur Sugito juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi beternak sapi guna meningkatkan ketahanan pangan di Babel.
“Kita perlu mencari formulasi yang tepat untuk mengembangkan budidaya sapi di Babel agar kedepannya bisa mandiri dalam memenuhi kebutuhan daging,” tegasnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Babel, Edi Romdhoni, menambahkan bahwa sejak Januari 2025, Babel telah dinyatakan bebas dari penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi.
“Daging sapi yang akan dikonsumsi selama Ramadhan dan Idul Fitri dinyatakan sehat dan layak konsumsi,” ujarnya.
Dengan stok yang mencukupi dan kondisi kesehatan ternak yang terjamin, Pemerintah Provinsi Babel memastikan masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa khawatir kekurangan stok daging.
















