Kadis Pariwisata Bangka Barat Tegaskan Desa Wisata Bukan Proyek, tapi Gerakan Masyarakat
SEKILASINDONEWS.COM – Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan dan Pariwisata Bangka Barat, Fachriansyah, menegaskan bahwa pengembangan desa wisata di wilayahnya bukan proyek pemerintah yang bersifat seremonial, melainkan gerakan berbasis masyarakat yang harus tumbuh dari bawah.
Hal tersebut disampaikannya di Muntok, Rabu (10/12/2025), saat memaparkan perkembangan 14 desa wisata yang telah ditetapkan sejak tahun 2024.
Fachriansyah menyebut bahwa desa wisata tidak dapat dibangun hanya lewat surat keputusan. Menurutnya, komitmen, partisipasi, dan kemauan masyarakat menjadi faktor penentu keberhasilan.
“Desa wisata tidak bisa dibangun hanya dengan SK. Harus dibangun dengan hati dan waktu,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Dinas Pariwisata Bangka Barat terus melakukan penguatan melalui pelatihan, pendampingan, dan penguatan kelompok sadar wisata (Pokdarwis).
“Program ini mencakup peningkatan kemampuan warga dalam manajemen wisata, pemasaran digital, hingga pengembangan atraksi berbasis budaya dan alam,” jelasnya.
















