Sebelumnya, Polda Babel juga telah melaksanakan Operasi Pekat yang berlangsung dari 3 hingga 14 Maret 2025 bersama dengan Polres jajaran.
“Polda Babel telah melaksanakan Operasi Pekat pada 3 Maret hingga 14 Maret dan berhasil menindak 14 kasus aksi premanisme. Bahkan, sejak April hingga saat ini, kami mencatat nihil kasus premanisme di wilayah Bangka Belitung,” ungkap Kapolda.
Upaya yang dilakukan Irjen Pol Hendro Pandowo ini bertujuan untuk mewujudkan Provinsi Bangka Belitung yang bebas dari aktivitas geng motor maupun premanisme.
Sebagai langkah strategis, ia telah menyusun 12 langkah pencegahan dan pemberantasan secara komprehensif.
“Saya kemarin sudah membuat suatu konsep 12 langkah strategis untuk memberantas geng motor. Semuanya tertuang mulai dari upaya pencegahan, pemberantasan, hingga langkah penegakan hukumnya,” jelas Irjen Pol Hendro.
Selain itu, Polda Babel juga terus melakukan berbagai kegiatan rutin untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, termasuk pergelaran personel melalui patroli lima waktu dan penempatan personel di berbagai titik yang dianggap rawan terjadinya tindak kejahatan.
“Langkah ini telah kita lakukan sejak saya menjabat sebagai Kapolda Babel. Harapannya, kamtibmas di Babel tetap aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya. (*)
















