Selain itu, Bratasena mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mengandalkan tambang timah sebagai sumber penghidupan. Menurutnya, masih banyak peluang usaha dan pekerjaan aman serta halal yang bisa dijalankan di Bangka Tengah.
“Alam Bangka Tengah kaya. Masih banyak sumber rezeki halal dan aman bagi siapa pun yang mau berusaha,” ujarnya.
Ia juga menyebut koordinasi dengan PLN akan dilakukan untuk memasang tanda batas aman di sekitar tower SUTET. Langkah ini bertujuan agar masyarakat bisa mengetahui area yang berisiko tinggi dan menjauhi aktivitas penambangan di lokasi tersebut.
Bratasena menegaskan, jika imbauan ini diabaikan dan aktivitas ilegal tetap berlangsung, pihak kepolisian tidak akan ragu mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku.
Pendekatan humanis yang diterapkan Kapolres mendapat dukungan penuh dari Danramil Koba dan pihak PT Timah, karena cara persuasif dinilai lebih efektif menjaga keamanan warga dibanding tindakan keras langsung.
“Kami berharap masyarakat penambang mematuhi imbauan ini agar bisa bekerja dengan aman dan mencari penghidupan tanpa mempertaruhkan keselamatan,” pungkasnya. (*)





















