Meski demikian, Agus menegaskan bahwa kenaikan pangkat harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan yang diberikan institusi.
Ia menekankan, kenaikan pangkat bukanlah hak yang otomatis diterima setiap anggota Polri. Penghargaan tersebut diberikan melalui proses penilaian yang mempertimbangkan dedikasi, loyalitas, integritas, disiplin, serta kinerja personel selama menjalankan tugas.
Karena itu, ia meminta seluruh personel menjadikan momentum tersebut sebagai pemacu semangat untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga marwah Polri di tengah masyarakat.
“Jadilah teladan bagi anggota yang lain, tingkatkan kedisiplinan, hindari segala bentuk pelanggaran, dan berikan pelayanan terbaik, tulus, serta humanis kepada masyarakat,” tegasnya.
Pada periode kenaikan pangkat kali ini, sebanyak 51 personel menerima kenaikan pangkat, terdiri atas satu personel dari IPTU ke AKP, satu personel dari IPDA ke IPTU, 11 personel dari Aipda ke Aiptu, 16 personel dari Bripka ke Aipda, empat personel dari Brigadir ke Bripka, satu personel dari Briptu ke Brigadir, serta 17 personel dari Bripda ke Briptu.
Usai upacara, Kapolres didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Bangka Selatan memberikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang naik pangkat.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan tradisi penyiraman air kembang sebagai simbol penyucian diri sekaligus kesiapan mengemban amanah baru untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (*)














