Diketahui selain Liku, ada 4 lagi nama kolektor timah yang sengaja diarahkan oleh aparat penegak hukum diantaranya, AKN, BC, AK dan AT.
Jaksa Agung ST Burhanuddin melalui Kapuspenkum, Anang Supriatna dikonfirmasi terkait makin maraknya bisnis timah ilegal Liku dan sejumlah kolektor timah yang diarahkan menyetor timah ke Smleter swasta akan mengecek informasi tersebut.
” Saya masih cuti ibadah pak, nanti dicek ya,” jawab Kapuspenkum, Jumat (5/6/2026).
Sementara itu, Kapolda Babel, Irjend Pol Dr Viktor Theodore Sihombing melalui Kabid Humas Polda, Kombes Pol Agus Sugiyarso sudah dilayangkan konfirmasi terkait adanya dugaan pengumpulan kolektor timah.
Hingga berita ini ditayangkan, sejumlah pihak terkait masih dalam upaya konfirmasi verifikasi data serta dokumen. Begitu juga Liku sudah dilakukan upaya konfirmasi melalui chat WhatsApp dan telpon meski berdering tak ingin menjawab konfirmasi.
Diberitakan sebelumnya, di tengah gencarnya Presiden Prabowo memburu dan menindak tegas para cukong tambang ilegal. Di Pulau Bangka justru para cukong yang berbisnis timah ilegal mendapat perlakuan yang spesial. Bukannya ditindak tegas, melainkan para cukong timah ilegal ini terkesan di bina.
Ironisnya, beberapa cukong timah ilegal di Pulau Bangka salah satu diantaranya adalah “Liku”, Cukong timah ilegal asal Parittiga dikumpulkan oleh oknum petinggi di salah satu Institusi Penegak Hukum di Bangka Belitung (Babel). Para cukong timah ilegal ini, diminta bantu memasok timah ilegal ke salah satu smelter swasta yang terbilang baru di resmikan di Jelitik Kabupaten Bangka.
“Beberapa cukong timah ilegal di Pulau Bangka sudah dikumpulkan. Salah satu cukong timah ilegal ternama di Parittiga bernama Liku. Mereka dikumpulkan agar membantu memasok timah ilegal ke smelter di Jelitik,” ujar sumber tertutup yang dapat dipertanggungjawabkan ini, Kamis (4/6/2026) malam.
“Cukong dari Bangka Barat, Bangka Induk, Sampur Bangka Tengah. Dikumpulkan semua oleh (***/red). Memang awal nya diminta bantu memasok timah ilegal ke PT Timah, lalu tidak jadi. Selanjutnya para cukong itu diminta bantu memasok timah ilegal ke smelter yang baru di resmikan itu, smelter arahan,” katanya.(red)
















