“Saat ini, kami sampaikan bahwa untuk perbaikan permanen diperlukan pengecekan kondisi tanah dan pondasi jalan terlebih dahulu,” kata Susan melalui pesan Whatsapp, Jumaat (11/09/26).
Susan menjelaskan, perbaikan besar tersebut rencananya akan diusulkan ke Kementerian PU pada tahun anggaran berikutnya, karena membutuhkan anggaran khusus.
“Sementara untuk tahun 2026 ini, kami masih melakukan pemeliharaan rutin berupa tambal sulam di titik-titik yang rusak. Kegiatan ini sudah beberapa kali kami lakukan agar jalan tetap bisa dilalui dan tidak berlubang,” terangnya.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan terus berupaya agar jalan dapat segera diperbaiki secara menyeluruh,” tuturnya. (red)
















