Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan kolaborasi dengan Kemendag menjadi bagian dari percepatan transisi energi di Indonesia melalui pengembangan infrastruktur kendaraan listrik.
“Kolaborasi antara Kemendag dengan PLN ini adalah bagian dari akselerasi transisi energi, yakni pergeseran dari energi mahal ke energi yang lebih terjangkau, dari emisi tinggi ke emisi rendah, serta dari energi berbasis impor menuju energi domestik,” ujar Darmawan.
Ia menambahkan pengembangan SPKLU memerlukan kolaborasi lintas sektor karena tidak seluruhnya dapat dibangun di lahan milik PLN.
“Lahan strategis banyak dimiliki kementerian, rumah sakit, pusat perbelanjaan, hingga fasilitas publik lainnya. Karena itu, kami siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas pembangunan SPKLU,” ujarnya.
PLN juga memastikan pengembangan SPKLU didukung skema investasi yang menarik sehingga pembangunan infrastruktur kendaraan listrik dapat berjalan berkelanjutan.
Redaksi.
















