Ketua Umum YBM PLN, Sulistyo Biantoro, menjelaskan bahwa zakat pegawai muslim PLN tidak hanya disalurkan sebagai bantuan sosial, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kepedulian dan mendorong kemandirian penerima manfaat.
“Ramadan menjadi momentum bagi kita semua untuk menghadirkan kepedulian nyata melalui aksi berbagi yang memberi harapan, mempererat solidaritas sosial, serta mendorong kemandirian masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini turut melibatkan lingkungan akademik. Rektor Institut Teknologi PLN Iwa Garniwa mengapresiasi kolaborasi PLN Group melalui YBM PLN yang dinilai memberi manfaat langsung sekaligus edukasi nilai empati bagi generasi muda.
“Ramadan mengajarkan bahwa keberkahan tidak hanya diukur dari apa yang kita miliki, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat kita berikan kepada sesama,” kata Iwa.
Redaksi.
















