Dengan adanya pendampingan dari Satgas TMMD, diharapkan masyarakat dapat mengembangkan pola tanam yang lebih baik sehingga hasil panen yang diperoleh nantinya dapat meningkat.
Selain itu, program ini juga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif memanfaatkan lahan kosong yang selama ini belum digarap secara maksimal.
“Jika lahan-lahan seperti ini dimanfaatkan secara optimal, tentu dapat membantu meningkatkan produksi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah,” tambahnya.
Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini pun terlihat sangat antusias. Warga Desa Penutuk bersama anggota Satgas TMMD tampak bekerja bahu-membahu sejak proses awal pengolahan lahan hingga penanaman bibit.
Salah seorang warga, Tono, mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut karena selain membantu membuka lahan pertanian baru, masyarakat juga mendapatkan pengetahuan tentang teknik bertani yang lebih baik.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran bapak-bapak TNI. Selain ikut membantu menanam, mereka juga memberikan arahan tentang cara menanam jagung yang benar supaya hasilnya bagus,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan sehingga masyarakat dapat mengembangkan usaha pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Melalui sinergi antara TNI dan masyarakat tersebut, lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan kini mulai ditata menjadi kebun produktif.
Diharapkan, hasil panen dari kebun jagung dan kacang tanah ini nantinya dapat memberikan tambahan penghasilan bagi warga sekaligus mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Bangka Selatan. (*)
















