SEKILASINDONEWS.COM– PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam kondisi aman dan memiliki kapasitas daya yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun sektor industri.
Kepastian itu disampaikan saat Komisi XII DPR RI menggelar kunjungan kerja spesifik membahas penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagalistrikan di Pangkalpinang, Rabu (8/7/2026).
Kunjungan yang dipimpin Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya tersebut dihadiri jajaran anggota Komisi XII, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dinas ESDM, PT PLN (Persero), PT Pertamina Patra Niaga, serta akademisi dari Universitas Bangka Belitung dan Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung.
Pertemuan ini bertujuan menyerap masukan untuk menyempurnakan regulasi ketenagalistrikan nasional.
Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) M. Fahrur Rozy menegaskan isu defisit listrik di Bangka Belitung tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
Listrik di Bangka Belitung aman, kapasitas juga aman. Jadi kalau dibilang defisit itu tidak benar.
Apabila ada permintaan masuk, baik dari sektor industri maupun masyarakat yang ingin memasang atau menambah kebutuhan listrik, insyaallah semuanya akan terlayani.
“PLN Bangka Belitung selalu memastikan sistem dan jaringan kelistrikan tetap aman,” ujar Fahrur.
















