Antusiasme warga terlihat saat bantuan air bersih tiba di sejumlah lokasi. Warga secara bergantian mengantre untuk mendapatkan air yang akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Salah seorang warga Babakan Madang mengaku sangat terbantu dengan bantuan tersebut.
Menurutnya, kondisi kemarau membuat ketersediaan air semakin sulit sehingga warga harus menempuh jarak lebih jauh untuk mendapatkan air.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan air bersih ini.
Memang sekarang air susah, apalagi untuk kebutuhan sehari-hari. Bantuan ini sangat membantu kami,” ujar warga.
Masyarakat berharap bantuan air bersih dapat terus disalurkan selama kondisi kekeringan masih berlangsung.
Selain bantuan darurat, warga juga mengharapkan adanya solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan ketersediaan air bersih di wilayah yang rawan kekeringan.
Marlyn menegaskan dirinya akan terus menyerap aspirasi masyarakat dan mendorong upaya penyelesaian persoalan air bersih secara berkelanjutan, khususnya di daerah yang kerap mengalami kekeringan saat musim kemarau.
“Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat. Mudah-mudahan kondisi kemarau segera berakhir dan kebutuhan air bersih warga dapat kembali normal,” pungkasnya.
Herman Yakub.
















