“Dengan sistem hidrolik, risiko kecelakaan kerja dapat diminimalkan secara signifikan. Selain itu, operasional PIP menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan,” ungkap Rendi.
PIP yang telah dimodifikasi ini akan dioperasikan di area penambangan 2 mil ke atas, yang memiliki potensi cadangan timah yang besar. Dengan sistem hidrolik, penambangan di area tersebut diharapkan dapat dilakukan dengan lebih aman dan efektif.
“Inovasi ini tidak hanya melindungi pekerja dari risiko kecelakaan, tetapi juga meningkatkan produktivitas secara keseluruhan. Pengurangan waktu henti akibat insiden dan optimalisasi kinerja alat akan berdampak positif pada hasil produksi,” ujar Rendi.
Modifikasi PIP berbasis hidrolik ini merupakan bukti nyata komitmen PT Timah Tbk dalam mengutamakan keselamatan kerja dan terus berinovasi untuk menciptakan praktik penambangan yang lebih baik.
Sumber: timah.com













