SEKILASINDONEWS.COM – Ledakan keras yang menggegerkan warga di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Angsana, Toboali, akhirnya terungkap. Pihak pengelola memastikan insiden tersebut murni akibat kelalaian manusia (human error), bukan kerusakan alat.
Mitra pengelola SPPG Angsana, Ali Muzakir, angkat bicara dan menyampaikan klarifikasi atas peristiwa yang terjadi pada Jumat (10/4/2026) sore tersebut.
Ali yang juga anggota DPRD Bangka Selatan dari Fraksi Gerindra menegaskan, hasil pengecekan internal menunjukkan adanya kesalahan dalam proses operasional di dapur.
“Setelah kami lakukan pengecekan, kejadian ini murni human error. Ada kelalaian dalam proses operasional,” tegasnya.
Ia memastikan, seluruh peralatan yang digunakan sebenarnya dalam kondisi baik dan telah memenuhi standar operasional prosedur (SOP).
“Secara keseluruhan alat dalam kondisi aman dan sesuai standar. Ini bukan karena kerusakan alat, tetapi faktor kelalaian,” jelasnya.
Atas insiden tersebut, Ali menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya warga yang terdampak langsung akibat ledakan.
“Kami memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi. Ini menjadi evaluasi besar bagi kami agar ke depan lebih berhati-hati,” ujarnya.


















