Melalui Buku “Besti”, Noni Hidayat ingin mendobrak stigma bahwa tinggi badan anak hanya ditentukan oleh keturunan.
“Kalau ibu-ibu rajin masak daging, ikan kembung dan telur, pertumbuhan anak pasti optimal. Jangan pesimis kalau orang tua pendek, anaknya tidak bisa tinggi. Itu bisa diupayakan dari makanan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Provinsi Bangka Belitung, Darlan, kader PKK menjadi pelopor edukasi pangan lokal dan tidak bosan melakukan kunjungan dari rumah ke rumah (home visit).
Darlan, dalam kesempatan itu juga meminta Kader PKK memastikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) benar-benar dikonsumsi oleh ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan balita stunting.
“Selain itu, hidupkan lagi gerakan ‘Hatinya PKK’ dengan memanfaatkan pekarangan rumah sebagai kebun gizi,” pesan Darlan.
Menutup pernyataannya, Darlan menekankan bahwa perbaikan gizi dan SDM, merupakan investasi paling berharga untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
Redaksi.
















