“PT Timah menyediakan sarana dan prasarana yang sangat mendukung. Kami bisa melihat langsung proses produksi timah dari awal hingga akhir. Ilmu yang kami pelajari di kampus bisa langsung diterapkan di sini,” ujarnya.
Sanuel Martin Pasaribu, mahasiswa ITS asal Pematang Siantar, mengaku sudah lama mengenal PT Timah karena kakeknya pernah bekerja di perusahaan tersebut.
“Saya tertarik magang di PT Timah karena jurusan saya sangat relevan. Di sini, semua karyawan sangat terbuka dan tidak segan membagikan ilmu. Semoga PT Timah terus jaya dan memberi manfaat besar bagi bangsa,” kata Sanuel.
Arjuna Putra Prakoso, mahasiswa ITB jurusan Teknik Metalurgi, juga mendapat banyak pengalaman positif.
“Suasananya nyaman, mentor-mentor sangat membantu, dan materi kuliah bisa kami praktikkan langsung,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Rebecca Hutagalung, mahasiswi ITS, mengungkapkan pengalaman berharga saat menyaksikan langsung proses peleburan dalam skala industri.
“Karyawan di sini sangat kooperatif dan membantu kami dalam menyelesaikan tugas-tugas praktik,” jelasnya.
Melalui program ini, PT Timah tak hanya menyediakan ruang pembelajaran, tapi juga menunjukkan kontribusi nyata dalam membangun SDM unggul di Indonesia. Program ini juga menjadi wujud tanggung jawab sosial perusahaan di bidang pendidikan.















