Sekilasindonews.com CILEGON – Kegiatan Manasik Haji untuk murid Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kota Cilegon kembali digelar dengan penuh antusiasme, Kamis (20/11/2025).
Acara tahunan yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kota Cilegon ini diikuti oleh 3.827 peserta didik dan 380 guru pendamping dari 118 lembaga TK.
Kegiatan berlangsung meriah di Alun-Alun Kota Cilegon dengan mengusung tema “Aku Anak Saleh, Siap Menjadi Tamu Allah.”
Ketua Panitia Manasik Haji, Siti Hafsah, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan media pembelajaran langsung bagi anak-anak untuk mengenal tata cara ibadah haji secara sederhana namun bermakna.
Manasik Haji ini dirancang agar peserta didik dapat memahami tata cara ibadah haji melalui pengalaman nyata yang menyenangkan.
“Di dalamnya kami tanamkan nilai religius, kedisiplinan, keberanian, serta pentingnya kolaborasi antara guru, orang tua, dan lembaga pendidikan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat. Terima kasih kepada guru, panitia, dan orang tua yang sudah membantu sehingga kegiatan berjalan lancar,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Kota Cilegon, Yuyu Yulyati, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi praktik ibadah, tetapi juga momentum penting dalam membentuk karakter anak usia dini.
“Kegiatan ini bagian penting dari pembentukan karakter anak. Mereka belajar mencintai Allah dan Rasul-Nya, belajar sabar menunggu giliran, mandiri, percaya diri, serta saling membantu. Yang paling utama, mereka dibiasakan mengucapkan kalimat-kalimat thayyibah,” jelas Yuyu.
















