Sekilasindonews.com INDRAMAYU – Suara palu bertalu dan aktivitas para pekerja kini mewarnai suasana di SDN 1 Parean Girang, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Di sekolah yang berada di kawasan pesisir tersebut, proses revitalisasi ruang kelas tengah berlangsung dan membawa harapan baru bagi para siswa yang setiap hari menimba ilmu di sana.
Berdasarkan pantauan di lokasi, revitalisasi yang dilakukan mencakup penggantian atap dan plafon serta perbaikan dinding bangunan. Perbaikan ini diharapkan dapat menciptakan ruang belajar yang lebih aman dan nyaman bagi siswa maupun guru.
Proses pembangunan saat ini masih berada pada tahap awal. Para pekerja tengah melakukan pembongkaran bagian bangunan lama sebelum memasuki tahap pembangunan kembali. Meski baru berjalan beberapa hari, perubahan di lingkungan sekolah sudah mulai terlihat.
Di tengah aktivitas tersebut, kontraktor pelaksana dari CV Tiga Sarana Abadi, Darudin, memastikan bahwa pekerjaan sejauh ini berjalan lancar.
Ia mengaku belum menemui kendala berarti di lapangan dan optimistis pembangunan dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.
“InsyaAllah kita sesuai targetnya Pak. Karena kita mulai kan minggu-minggu ini untuk pembongkaran. Alhamdulillah nggak ada kendala,” ujar Darudin, seperti dikutip Minggu (8/3).
Revitalisasi ini tidak hanya berdampak pada perbaikan fasilitas pendidikan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Dalam proses pengerjaannya, pihak kontraktor turut melibatkan warga setempat untuk membantu pekerjaan di lapangan.
Namun demikian, keterlibatan masyarakat lebih difokuskan pada pekerjaan fisik sederhana, seperti membantu mengangkat material bangunan.
Sementara itu, pekerjaan teknis yang membutuhkan keahlian khusus tetap ditangani oleh tenaga profesional agar hasil pembangunan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.
“Ada pekerja melibatkan masyarakat di sekitar juga. Paling ya perbantuan tenaga kasar kayak ngangkat adukan. Untuk tenaga ahlinya memang kita udah ada,” ucapnya.
















