Sekilasindonews.com Washington DC — Menteri Luar Negeri Sugiono memastikan bahwa Palestina telah mengetahui keterlibatan Indonesia dalam International Stabilization Force (ISF), yakni operasi militer gabungan lintas negara yang bertujuan menstabilkan lingkungan sipil di Gaza.
Menurutnya, informasi tersebut telah diketahui setelah Ketua National Committee for Administration of Gaza (NCAG) Ali Shaath menghadiri rapat perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace) pada Rabu (19/2) waktu setempat. Dengan demikian, Palestina tidak hanya mengetahui partisipasi Indonesia, tetapi juga memahami rencana dan mandat ISF selama bertugas di Gaza.
“Palestina sudah hadir di sana, sudah mengetahui dan memahami,” ujar Sugiono, Jumat (20/2) waktu setempat.
Ia menambahkan bahwa Palestina juga telah memahami maksud dan tujuan Indonesia dalam mengirimkan pasukan ke Gaza. Sugiono menegaskan Indonesia tidak akan terlibat dalam pelucutan senjata maupun operasi militer ofensif, melainkan fokus pada menjaga stabilitas sipil dan mendukung upaya kemanusiaan.
“Kami juga telah menyampaikan national caveat kami, jadi semuanya sudah terlihat,” katanya.
















