“Baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dan seluruh jajaran terkait, termasuk TNI dan Polri, melakukan langkah-langkah mitigasi, melakukan langkah-langkah cepat tanggap darurat cepat untuk terutama segera mengatasi keadaan di awal-awal kejadian,” jelasnya.
Pras menyebut terdapat laporan mengenai sejumlah bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa. Salah satunya berada di kawasan pelabuhan di Maumere. Selain itu, terdapat pula sejumlah kantor yang dilaporkan runtuh.
“Ada dilaporkan beberapa yang masih ada di reruntuhan, dan beberapa bangunan-bangunan, ada pelabuhan di Maumere, itu ada reruntuhan-reruntuhan dan kemudian ada beberapa kantor-kantor juga yang runtuh,” ungkapnya.
Pemerintah meminta seluruh lokasi yang mengalami kerusakan segera diperiksa untuk memastikan kondisi masyarakat, serta menyelamatkan korban yang mungkin masih berada di bawah reruntuhan.
“Nah, kami minta untuk segera cek apakah ada korban di reruntuhan-reruntuhan tersebut,” tegas Pras.
Di sisi lain, pemerintah pusat telah menyiagakan dukungan dari Jakarta untuk mengantisipasi kebutuhan penanganan di lapangan. Bantuan tersebut dapat segera dikerahkan apabila diperlukan.
“Kami juga men-stand by-kan di Halim bilamana sewaktu-waktu diperlukan bantuan dari pemerintah pusat, kami sudah siap siagakan,” pungkasnya.
Herman Yakub.
















