Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
Berita

Menteri ESDM soal Proyek PLTS 100 GWp: Negara Bisa Hemat Rp 73,9 T per Tahun, Buka 5,5 Juta Lapangan Kerja

×

Menteri ESDM soal Proyek PLTS 100 GWp: Negara Bisa Hemat Rp 73,9 T per Tahun, Buka 5,5 Juta Lapangan Kerja

Sebarkan artikel ini

“(Biaya) baterainya itu ditambah lagi. Baterainya tergantung mau 4 jam, mau 24 jam, itu harganya akan mengikuti lama daripada pemakaian baterai itu,” jelasnya.

Bahlil menambahkan, pemerintah juga akan menjalankan program tersebut untuk memperluas akses listrik hingga ke desa-desa yang selama ini belum terjangkau jaringan listrik. Hal ini sejalan dengan arahan Prabowo untuk membuat PLTS berkapasitas 1 Megawatt per desa.

Ia mencontohkan proyek PLTS berkapasitas 1 MW per desa telah dijalankan Pertamina di salah satu kabupaten di Sumatra. Daerah yang sebelumnya belum memiliki akses listrik kini disebut telah mampu mengembangkan fasilitas penyimpanan hingga mendukung sektor perikanan.

“Daerah-daerah desa-desa yang selama ini belum ada listrik, kita akan penetrasi dengan program 100 Gigawatt dan listrik masuk desa agar semuanya bisa ada listriknya,” tegasnya.

Di sisi lain, pemerintah juga mendorong konversi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang selama ini masih bergantung pada bahan bakar minyak (BBM). Salah satunya dilakukan PLN di Bangka Belitung dengan mengembangkan pembangkit berbasis bauran energi angin dan tenaga surya.

Bahlil mengatakan, Indonesia saat ini masih memiliki sekitar 12,6 GW kapasitas pembangkit listrik yang menggunakan BBM.

“Jadi kalau ini (konversi PLTD ke PLTS) mampu kita bisa lakukan, maka penurunan terhadap impor BBM kita khususnya jadi solar akan turun dan semuanya akan memakai energi nasional,” pungkasnya.

Herman Yakub.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel