Ia juga membantah memiliki hubungan keluarga maupun keterlibatan dengan orang bernama Rio yang disebut sumber sebagai pihak kepercayaannya.
“Saya tidak ada ipar bernama Rio,” ujarnya.
Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Lubuk menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti informasi dengan melakukan pengecekan ke lokasi yang dimaksud.
“Terima kasih atas informasinya. Kami akan cek lokasi tersebut,” kata Kapolsek.
Sementara itu, sumber lain yang mengaku sebagai aparat penegak hukum meminta dugaan aktivitas penambangan tersebut mendapat perhatian agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi hasil pengecekan kepolisian di lokasi. Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman yang dihubungi melalui pesan WhatsApp juga belum memberikan tanggapan.
Dugaan keterlibatan Haji Ton dalam aktivitas penambangan tersebut masih berupa informasi dari sejumlah sumber dan telah dibantah oleh yang bersangkutan.












