Subekti berharap momentum peringatan HUT ke-268 ini menjadi semangat bersama untuk membangun Pangkalpinang.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mengesampingkan perbedaan dan menjadikan Pangkalpinang sebagai kota panutan.
“Kita ingin Pangkalpinang menjadi contoh, tidak hanya di Bangka Belitung tetapi juga di Indonesia. Kehadiran Masjid Agung Kubah Timah diharapkan tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga tujuan wisata religi yang mendatangkan pengunjung dari berbagai daerah,” katanya.
Sementara itu, Ketua Dewan Syariah Masjid Agung Kubah Timah, Johan Muhammad Nasir, menilai tabligh akbar ini sebagai wujud syukur atas bertambahnya usia Pangkalpinang.
“Peringatan hari jadi ini semoga menjadi keberkahan. Allah pasti akan meridhoi dengan rahmat dan berkah-Nya. Masjid ini bukan hanya simbol, tetapi juga tempat ibadah yang terus hidup sejak subuh hingga malam,” ucapnya.
Rangkaian kegiatan HUT ke-268 akan berlanjut dengan malam ramah tamah yang digelar di Alun-Alun Taman Merdeka pada Jumat (26/9/2025) malam, sebagai puncak perayaan hari jadi Kota Pangkalpinang. (*)
















