“Kami akan mengawal pengelolaan ini melalui OPD terkait di Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat. Harapannya, masyarakat bisa mengembangkan potensi daerahnya secara berkelanjutan,” katanya.
Direktur Distribusi PLN, Adi Priyanto, menegaskan bahwa PLN akan terus memperluas akses listrik hingga ke wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
“Listrik adalah hak seluruh rakyat Indonesia. Sesuai visi Asta Cita Presiden Prabowo, kami berkomitmen mencapai swasembada energi dan keadilan listrik di seluruh negeri,” kata Adi.
General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula, juga menjelaskan bahwa suplai listrik di lima pulau ini bersumber dari pembangkit listrik isolated di masing-masing lokasi, dengan total daya mencapai 1.295 kW.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan atas dukungannya. Hadirnya listrik 24 jam ini diharapkan dapat membantu masyarakat menjalani Ramadan dengan lebih nyaman,” tutup Awat.
Keberhasilan PLN menghadirkan listrik 24 jam di lima pulau terpencil ini merupakan bukti nyata komitmen perusahaan dalam mewujudkan keadilan energi di seluruh pelosok negeri.














