Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
Berita

Momen Prabowo Apresiasi Quraish Shihab saat Nuzulul Qur’an di Istana: Perbedaan Bukan Perpecahan

×

Momen Prabowo Apresiasi Quraish Shihab saat Nuzulul Qur’an di Istana: Perbedaan Bukan Perpecahan

Sebarkan artikel ini

Ia menegaskan bahwa kekuasaan bukan sekadar jabatan, melainkan amanah yang harus dijalankan untuk menegakkan kebenaran, keadilan, dan kejujuran.

“Semakin saya sadar bahwa kepemimpinan adalah takdir, dan kekuasaan itu bersumber dari Yang Maha Kuasa. Kekuasaan diberikan sebagai penugasan untuk membela kebenaran, keadilan, dan kejujuran, serta sebagai tugas untuk melindungi dan membawa kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat yang dipimpin,” tuturnya.

Sejak awal acara berlangsung, suasana spiritual terasa ketika lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menggema di ruangan Istana. Ayat-ayat tersebut dibacakan oleh qari muda berbakat, M. Zian Fahrezi, yang merupakan juara pertama Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional Al-Ameed ke-3 di Irak.

Suara merdu Zian yang melantunkan ayat-ayat dari Surat Al-Hasyr membuat para hadirin larut dalam kekhusyukan, termasuk Presiden Prabowo yang menyimaknya dengan penuh khidmat.

Momen mengharukan juga terjadi antara Presiden Prabowo dan Quraish Shihab. Ketika Quraish Shihab selesai memberikan tausiyah, Presiden Prabowo bergegas berdiri dari tempat duduknya dan berjalan menuju panggung untuk membantu ulama sepuh tersebut turun dari tangga.

Dengan penuh perhatian, kepala negara tampak memapah Quraish Shihab yang berjalan menggunakan tongkat. Keduanya menuruni tangga panggung secara perlahan. Momen itu pun disambut gemuruh tepuk tangan para hadirin.

Herman Yakub.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel