Salah satu penerima manfaat, Arisa, seorang nelayan dari Batu Kodok, tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya.
“Kami tidak pernah berpikir akan ada bantuan seperti ini. Melaut itu penuh risiko, mulai dari angin ribut hingga ombak besar. Dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan, kami merasa lebih tenang dan terlindungi. Terima kasih banyak untuk PT Timah,” ungkapnya dengan tulus.
Yustra, Ketua Kelompok Nelayan Samudera Indah, menceritakan betapa besarnya manfaat yang diterima para nelayan pesisir.
“Kami melaut jauh, anginnya kencang, dan risikonya besar. Tiba-tiba PT Timah mengundang kami untuk menerima BPJS, seperti kejutan yang sangat menyenangkan. Kami benar-benar merasa terbantu,” katanya, sembari berharap PT Timah terus maju dan berkembang untuk memberikan manfaat lebih luas lagi bagi para nelayan.
Anggi Siahaan, Departement Head Corporate Communication PT Timah, menjelaskan bahwa program ini telah dilaksanakan sejak 2022 dan terus berkembang.
“Jumlah penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan dari PT Timah semakin bertambah setiap tahunnya. Kami berharap program ini bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi para nelayan dalam menjalani profesinya yang penuh risiko,” jelas Anggi.
Pada tahun 2024, PT Timah telah memberikan perlindungan sosial kepada 675 nelayan di seluruh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan serta memberikan jaminan sosial bagi pekerja yang rentan, seperti nelayan, yang bekerja di tengah tantangan besar setiap harinya.











