Menurutnya, setiap program harus disusun secara matang dan berbasis data.
“Pelaksanaan program harus dilengkapi monitoring dan evaluasi yang akurat,” katanya.
Noni juga menegaskan peran perempuan sebagai motor penggerak pembangunan daerah sehingga dibutuhkan inovasi dan kreativitas dalam merancang program yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, BKOW dapat menjadi organisasi yang profesional,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Noni menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bangka Belitung atas dukungan terhadap BKOW dan organisasi perempuan.
Redaksi
















