Menurutnya, tindakan tersebut dapat menyesatkan publik dan merusak kepercayaan terhadap aparat penegak hukum.
“Saya menyesalkan oknum itu. Intinya kami tidak akan berkompromi untuk aktivitas ilegal. Kami akan tindak secara tegas,” tegasnya.
Sebelumnya, beredar informasi mengenai rencana aktivitas penambangan ilegal di kawasan non-IUP di Pantai Tanjung Bunga.
Dalam isu tersebut, sejumlah nama pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangka Belitung hingga aparat penegak hukum disebut-sebut terlibat.
Bahkan, nama Ketua PWI Bangka Belitung, M. Fathurakhman, turut dicatut dan diisukan telah mencapai kesepakatan terkait kompensasi.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memastikan kebenaran informasi tersebut.
















