“Kami ingin menjaga kepercayaan publik dengan mengelola aset secara bertanggung jawab. Prinsip transparansi dan akuntabilitas menjadi hal utama dalam setiap langkah yang kami ambil,” tambahnya.
Amrul menegaskan, lelang serentak juga sejalan dengan misi Bank Sumsel Babel sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang berperan aktif mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Ia berharap masyarakat dan pelaku usaha dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk berpartisipasi dalam pelelangan aset yang legal dan bernilai kompetitif.
“Aset yang dilelang sudah melalui proses administrasi yang sesuai ketentuan. Kami mengundang masyarakat dan dunia usaha untuk ikut serta, karena ini juga menjadi bagian dari upaya bersama mendorong roda ekonomi daerah,” ujarnya.
Bank Sumsel Babel menilai, kegiatan lelang bukan hanya sarana menertibkan aset internal, tetapi juga langkah konkret memperkuat ekosistem ekonomi lokal melalui pemanfaatan aset secara produktif.
Dengan terlaksananya lelang serentak di tiga wilayah ini, Bank Sumsel Babel berharap upaya optimalisasi aset dapat mendukung visi besar perusahaan sebagai lembaga keuangan daerah yang sehat, transparan, dan berkontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi di Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung.
“Kami ingin Bank Sumsel Babel terus menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi daerah, bukan hanya melalui pembiayaan, tetapi juga tata kelola aset yang bertanggung jawab dan berkelanjutan,” tutup Amrul. (*)
















