Sekilasindonews.com TANGERANG — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Babakan, Kota Tangerang, Banten memastikan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang yang dilibatkan dalam operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) telah melalui proses seleksi yang ketat, termasuk mengikuti tes psikologis dan kesehatan.
Head Chef SPPG Babakan, Chef Kuming, menegaskan tenaga kerja dari warga binaan tak dipilih secara sembarangan, tapi melalui tahap penyaringan berlapis.
“Mereka (warga binaan) ini tuh bukan orang-orang sembarangan, dalam artian mereka sudah dites dari psikolog, dari kesehatannya, dan segala macam secara ketat,” kata Chef Kuming saat diwawancara SPPG Babakan, Kota Tangerang, Banten, Kamis (23/4).
Ia menjelaskan seluruh warga binaan yang bertugas berada dalam kondisi sehat, baik secara fisik maupun mental, sehingga aman untuk terlibat dalam proses mencuci dan membersihkan ompreng. Namun, para warga binaan tidak ikut dalam proses menyiapkan atau memasak makanan dan tidak diperkenankan memegang benda tajam.
“Jadi, mereka insya Allah datang ke sini tidak membawa penyakit bawaan, dan tidak dalam kondisi bisa dibilang gangguan kejiwaannya, gangguan mentalnya,” tegasnya.
Menurut Chef Kuming, minat warga binaan untuk bekerja di dapur SPPG cukup tinggi. Pihak lapas pun melakukan seleksi lanjutan sebelum mereka ditempatkan di dapur.



















