“Melalui program PUMK yang terintegrasi, kami ingin mendorong lahirnya wirausahawan lokal yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan,” kata Anggi.
Ia menegaskan, komitmen ini sejalan dengan upaya perusahaan mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif.
“PT TIMAH Tbk berkomitmen berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional,” ujarnya.
Salah satu mitra binaan, Yuliana, mengaku merasakan manfaat besar setelah bergabung dalam program tersebut.
“Pelatihan dan pameran sangat membantu. Produk kami jadi lebih dikenal dan penjualan meningkat,” kata pemilik usaha Stik Ikan Pak Umar itu.
Hal senada disampaikan Tina, pelaku UMKM Kue Semprong asal Bangka.
“Saya mendapat modal, pendampingan, dan dukungan pemasaran melalui TINS Gallery. Sekarang produk kami dipasarkan ke berbagai kota besar,” katanya.
Redaksi.
















