“Huntap kita targetkan paling lambat 2027,” katanya.
Tito menambahkan bahwa Menteri Keuangan telah menyampaikan kesiapan anggaran tahap awal pada 2026.
“Pak Menteri Keuangan juga menyampaikan kesiapan anggaran untuk tahun 2026 sebesar Rp38 triliun. Nanti kementerian/lembaga akan mengajukan berikut dokumen pendukungnya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Tito mengatakan pemerintah akan terus memperkuat koordinasi lintas kementerian/lembaga bersama pemerintah daerah guna mempercepat penanganan sejak masa tanggap darurat hingga transisi menuju pemulihan.
“Kami melakukan koordinasi dengan semua kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk mempercepat penanganan di masa tanggap darurat dan transisi. Progresnya juga cukup baik,” pungkas Tito.
Herman Yakub.
















