Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
Berita

Pemerintah Terjunkan 1.476 Dosen hingga Mahasiswa ke 53 Kawasan Transmigrasi, Gali Potensi Daerah

×

Pemerintah Terjunkan 1.476 Dosen hingga Mahasiswa ke 53 Kawasan Transmigrasi, Gali Potensi Daerah

Sebarkan artikel ini

Program Tim Ekspedisi Patriot merupakan bagian dari Transmigrasi Patriot, salah satu program unggulan dalam agenda 5T Kementerian Transmigrasi. Melalui program ini, hasil kerja para Patriot diharapkan tidak berhenti sebagai laporan akademik, tetapi menjadi pijakan bagi lahirnya kebijakan, inovasi, investasi, dan berbagai kegiatan ekonomi baru di kawasan transmigrasi.

Temuan mereka di lapangan diharapkan dapat membantu membuka lapangan kerja, meningkatkan produktivitas kawasan, memperkuat usaha masyarakat, serta mempertemukan potensi daerah dengan teknologi, pasar, dan investasi.

Bagi Kementerian Transmigrasi, mengirim Patriot ke berbagai pelosok Indonesia bukan sekadar program pendidikan lapangan. Ini merupakan investasi sumber daya manusia untuk memastikan setiap daerah memiliki kesempatan yang lebih besar memperoleh akses terhadap ilmu pengetahuan, inovasi, dan talenta unggul.

Dengan hadirnya para Patriot ini, pemerintah berharap potensi yang selama ini belum terlihat diharapkan dapat ditemukan, persoalan yang belum terselesaikan dapat dicarikan jalan keluar, dan kawasan transmigrasi dapat tumbuh menjadi pusat-pusat ekonomi baru menuju Indonesia Maju.

*Apa itu Tim Ekspedisi Patriot?*

Tim Ekspedisi Patriot (TEP) adalah program yang diinisiasi Kementerian Transmigrasi untuk melakukan riset, kajian, dan pendampingan di kawasan transmigrasi. Tahun ini, TEP memasuki tahun kedua penyelenggaraan setelah sebelumnya dilakukan pada 2025.

TEP 2026 merekrut 1.476 sumber daya manusia (SDM) unggul yang terdiri atas 1.230 anggota dan 246 ketua. Para ketua tim terdiri atas 39 profesor, 158 doktor, dan 49 magister. Sedangkan anggota tim meliputi 214 magister, 937 sarjana, dan 79 sarjana terapan.

Para SDM unggul yang terpilih ini sudah diseleksi sejak Mei 2026. Sebanyak 1.476 Patriot ini terpilih dari sekitar 10 ribu pendaftar. Para Patriot juga diberikan pembekalan selama lima hari sebelum diterjunkan ke lapangan.

TEP tahun ini menggandeng 10 perguruan tinggi mitra dan 155 perguruan tinggi nonmitra. Adapun perguruan tinggi mitra yakni Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), IPB University (IPB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Hasanuddin (Unhas), Dan Universitas Brawijaya (UB).

Para SDM unggul terpilih akan diterjunkan selama empat bulan, yakni pada 31 Juli hingga 27 November 2026 ke 53 kawasan transmigrasi prioritas di seluruh Indonesia. Kawasan transmigrasi terdiri atas 41 kawasan prioritas nasional, 2 kawasan prioritas Kementerian Transmigrasi, dan 10 kawasan transmigrasi di Papua.

Herman Yakub.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel