Dessy menyebut kontribusi ini penting untuk meningkatkan asupan gizi anak dan membantu menurunkan prevalensi stunting di Pangkalpinang.
Ia mengungkapkan angka stunting di Kota Pangkalpinang masih berada di sekitar 17 persen. Pemerintah menargetkan angka itu turun pada 2025 lewat kerja bersama Pemkot, PKK, OPD, dan dukungan pihak swasta.
“Kami berharap program seperti ini bisa menjadi kegiatan rutin. Penurunan stunting adalah tanggung jawab bersama.
Dengan dukungan semua pihak, kita optimistis melahirkan generasi Pangkalpinang yang sehat dan cerdas,” kata Dessy.
Pemkot memastikan 100 paket nutrisi itu akan langsung disalurkan kepada penerima manfaat yang sudah terdata dalam program penanganan stunting kota.
Redaksi.
















