Ia menilai masih terbatasnya edukasi dan akses terhadap informasi yang tepat mengenai kesehatan reproduksi menjadi salah satu faktor yang menyebabkan sebagian masyarakat terlambat melakukan pemeriksaan maupun mendapatkan penanganan medis.
Karena itu, seminar tersebut dinilai penting sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.
“Di era digital saat ini, informasi sangat mudah diakses. Namun masyarakat harus cermat memilih sumber informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan, terutama yang berkaitan dengan kesehatan,” katanya.
Prof Udin menegaskan Pemerintah Kota Pangkalpinang berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui penguatan program promotif dan preventif, pemeriksaan kesehatan berkala, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
Ia juga mengapresiasi EMC Health Group yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan seminar sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kesehatan perempuan.
Seminar bertema “Perempuan Sehat, Generasi Kuat: Peduli Kesehatan Reproduksi Sejak Dini” tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang Hj. Susanti Saparudin, Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, Ketua DPRD Kota Pangkalpinang Abang Herza, Penjabat Sekretaris Daerah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Direktur RSUD Depati Hamzah dr. Thamrin, serta para camat se-Kota Pangkalpinang.
















