Pemantauan yang dilakukan Kemensetneg merupakan bagian dari program nasional di 35 provinsi untuk menilai kesiapan daerah dalam mendukung program MBG.
Kegiatan ini juga bertujuan mengidentifikasi permasalahan, menyusun rekomendasi bagi Presiden, dan memastikan keterlibatan aktif pemerintah daerah dalam pengawasan.
Dalam arahannya, tim Kemensetneg menekankan sejumlah langkah perbaikan, seperti penutupan sementara SPPG yang bermasalah untuk evaluasi, sterilisasi alat makan, peningkatan sanitasi dan kualitas air, sertifikasi keamanan pangan, serta pemantauan rutin oleh Puskesmas dan UKS.
Mie Go menegaskan, Pemkot Pangkalpinang akan memberikan masukan dan memperkuat koordinasi lintas sektor.
“Kami akan menyampaikan surat resmi kepada SPPG terkait hal-hal yang harus dipenuhi, mulai dari perizinan hingga higienitas, agar pelaksanaan program berjalan sesuai standar nasional,” ujarnya.
Ia berharap, perbaikan tata kelola dapat memastikan program MBG memberi manfaat nyata bagi peningkatan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.
















