Di wilayah RT 10 dan RT 11, jumlah warga lansia cukup banyak. Kondisi ini sering menimbulkan kendala saat ada warga yang sakit dan harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan.
“Kadang-kadang ada warga yang sudah sepuh dan kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk jalan kaki. Dari rumah ke parkiran mobil itu bisa 200 sampai 250 meter. Kalau digotong juga tidak selalu memungkinkan, apalagi kalau tengah malam dan orang-orang sudah pada tidur,” jelasnya.
Karena itu, Heri mengusulkan agar DPP Gerindra dapat mempertimbangkan program bantuan kursi roda gratis untuk inventaris RT. Kursi roda tersebut nantinya dapat digunakan bergantian oleh warga yang membutuhkan dalam kondisi darurat.
“Kalau berkenan, kami usul ada program kursi roda gratis untuk inventaris warga. Jadi disimpan di RT, siapa pun yang membutuhkan bisa menggunakan,” ujarnya.
Usulan tersebut langsung mendapat respons positif dari ketua Layanan kemanusiaan DPP Partai Gerindra dengan memberikan secara langsung satu unit kursi roda siaga di RT 011 usai menyampaikan sambutan.
Perwakilan Ketua RT lainnya juga menyampaikan apresiasi atas konsistensi pelayanan yang tidak hanya berhenti di tingkat pusat, tetapi benar-benar dirasakan hingga ke lapisan terbawah masyarakat.
“Saya cuma ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya buat DPP Gerindra yang selalu peduli. Ini benar-benar dijalankan sampai ke tingkat bawah. Terima kasih kepada tim medis, Pak Dokter, Ibu Misrayanti, Pak Imam, dan semua yang terlibat. Semoga menjadi pahala dan ditambahkan kesehatannya,” ujarnya
Kegiatan pengobatan gratis tersebut menjadi bagian dari rangkaian layanan kemanusiaan yang rutin digelar di berbagai wilayah.
Kehadiran layanan kesehatan ini bukan sekadar pengobatan, tetapi juga bentuk perhatian dan kepedulian yang nyata di tengah keterbatasan akses dan kondisi lingkungan.
Herman Yakub.
















