Siska, pengungsi asal Dusun Kampung Durian, Kecamatan Angkola Sangkunur, turut mengapresiasi pemerintah yang telah menyalurkan bantuan dan dana ke desa-desa terdampak agar segera pulih. Ia juga berharap perhatian pemerintah terhadap wilayah terdampak bencana terus berlanjut hingga benar-benar pulih.
“Pak Prabowo jangan berhenti di sini saja memperhatikan Kabupaten ini (Tapanuli Selatan). Semoga Desa ini (Batu Hula) bisa jadi desa yang makmur dan asri kembali,” ujarnya.
Sementara itu, dalam sapaannya kepada warga pengungsi Batu Hula, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk terus hadir dan membantu rakyat yang terdampak bencana.
“Saya memutuskan di pergantian tahun ini saya harus bersama rakyat kita yang dalam kesulitan,” imbuhnya.
Prabowo menegaskan pemerintah dengan segala kekuatan yang ada bertekad membantu mengatasi kesulitan rakyat dan memastikan pemulihan berjalan sebaik-baiknya.
Presiden pun tak lupa menyampaikan belasungkawa kepada para korban yang kehilangan anggota keluarga akibat bencana serta menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun hunian sementara dan hunian tetap bagi warga terdampak.
“Kita akan mengurus saudara sebaik-baiknya. Kita sudah bertekad untuk segera membangun rumah-rumah untuk mengganti rumah-rumah saudara yang hilang dan rusak. Kita bantu,” tegasnya.
Sebelum bergabung dengan warga di posko pengungsian, Presiden Prabowo lebih dulu meninjau Posko Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan di Desa Batu Hula serta melintasi Jembatan Bailey Sungai Garoga sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.
Herman Yakub.
















