Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
WhatsApp-Image-2025-12-25-at-11.08.00
HUT Basel ke-23
BeritaKab. Bangka Selatan

Pengurus Baru PBSI Basel Dilantik, Target 2 Emas di Porprov 2026 dan Bidik Prestasi Nasional

×

Pengurus Baru PBSI Basel Dilantik, Target 2 Emas di Porprov 2026 dan Bidik Prestasi Nasional

Sebarkan artikel ini
Pengurus Baru PBSI Basel Dilantik, Target 2 Emas di Porprov 2026 dan Bidik Prestasi Nasional
Fahrorozi dan Gusti Randa

SEKILASINDONEWS.COM – Fahrorozi resmi dilantik sebagai Ketua Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Bangka Selatan (Basel) didampingi Gusti Randa sebagai Wakil Ketua. Tak butuh waktu lama, usai dilantik Fahrorozi dan Gusti Randa langsung pasang target, minimal dua medali emas di Porprov 2026, sekaligus membuka jalan menuju prestasi hingga tingkat nasional.

Pelantikan yang digelar di Sekretariat KONI Bangka Selatan, Rabu (29/4/2026), bukan sekadar seremoni. Ini menjadi titik awal arah baru pembinaan bulutangkis di daerah, dengan fokus pada prestasi, regenerasi atlet, dan penguatan sistem pembinaan.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Umum Pengprov PBSI Bangka Belitung Johan Daniel, Ketua KONI Bangka Selatan Andri Fahrial, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Evi Sastra, serta seluruh pengurus PBSI Bangka Selatan.

Ketua Umum Pengkab PBSI Bangka Selatan yang baru dilantik, Fahrorozi, menegaskan bahwa amanah ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk mengangkat kembali marwah bulutangkis di daerah.

“Ini bukan soal jabatan, tapi ini soal pengabdian. Bulutangkis adalah kebanggaan kita, dan sekarang tugas kita menjaga sekaligus meningkatkannya,” tegas Fahrorozi.

Ia langsung membeberkan tiga fokus utama kepengurusan ke depan, yakni pembinaan atlet usia dini di seluruh kecamatan, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta pencapaian prestasi di berbagai ajang.

“InsyaAllah target kita di Porprov 2026 nanti, PBSI Bangka Selatan minimal harus menyumbang dua medali emas. Ini bukan sekadar target, tapi komitmen yang harus kita wujudkan bersama,” ujarnya.

Fahrorozi juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak, mulai dari pemerintah daerah, KONI, PBSI provinsi, klub, hingga orang tua atlet.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. PBSI harus menjadi rumah bersama untuk mencetak juara,” tambahnya.

Akses Terus Biar Update
Hari Guru Nasional