“Kami menghadirkan listrik bersih, memperkuat kedaulatan energi, sekaligus membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi,” ujarnya.
BioCNG dihasilkan dari limbah cair kelapa sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME). Potensi pemanfaatannya dinilai sangat besar mengingat Indonesia adalah produsen sawit terbesar dunia.
Direktur Teknologi PLN, Evy Haryadi, menjelaskan integrasi BioCNG mampu menghasilkan listrik bersih hingga 478 GWh per tahun.
“Setara penghematan Rp48 miliar per tahun dan pengurangan emisi CO₂ sebanyak 80 ribu ton,” kata Evy.
PLTGU Belawan sendiri berkapasitas 1.184 MW dan menyumbang 10,96% listrik di Sumatera serta 30,75% di Sumatera Bagian Utara.
Dengan inovasi ini, PLN menegaskan kesiapan mempercepat transisi energi menuju Net Zero Emissions 2060 atau lebih cepat. (*)
















