Ia menjelaskan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar pegawai RSUD Junjung Besaoh Bangka Selatan.
Selain itu, momentum Ramadan juga dimanfaatkan untuk menumbuhkan rasa empati serta kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim.
Helen meyakini bahwa berbagi kebahagiaan dengan anak yatim akan menghadirkan keberkahan bagi semua pihak.
Bahkan menurutnya, doa anak yatim memiliki kekuatan besar yang dapat membawa kebaikan dalam menjalankan berbagai tugas dan tanggung jawab.
“Kita percaya doa anak yatim itu luar biasa. Dengan berbagi bersama mereka, insyaallah segala urusan dan tugas pelayanan yang kita jalankan dapat dipermudah,” katanya.
Ia berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang tercipta dalam kegiatan tersebut dapat terus terjaga di lingkungan RSUD Junjung Besaoh.
Terlebih lagi, nilai-nilai yang diajarkan dalam bulan Ramadan diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ramadan mengajarkan kita untuk berbagi, memperkuat silaturahmi, dan meningkatkan ibadah. Semoga semangat ini terus terjaga, bukan hanya di bulan Ramadan, tetapi dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya. (*)
















