“Selama ini donor darah biasanya dilakukan pada momen tertentu seperti ulang tahun. Namun, melalui komunikasi dengan pihak PT TIMAH, kami bisa menjadikannya sebagai program rutin yang dilakukan tiga atau empat kali dalam setahun dengan mengajak karyawan untuk mendonorkan darah,” ujarnya.
Yovita menambahkan, PMI Bangka Barat juga berkoordinasi dengan PT TIMAH ketika membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan darah masyarakat. Karyawan perusahaan turut menjadi pendonor pengganti saat diperlukan.
“Kalau ada kebutuhan darah, kami selalu menghubungi PT TIMAH dan meminta bantuan kepada karyawannya. Ini sudah sering dilakukan,” jelasnya.
Selain bidang kemanusiaan, kolaborasi PT TIMAH dan PMI Bangka Barat juga mencakup kegiatan sosial dan lingkungan, salah satunya penghijauan di kawasan lapangan golf.
“Kami ingin mengajak masyarakat untuk menanam pohon sebagai salah satu upaya menjaga lingkungan dan bumi. Ke depan masih ada rencana kegiatan bersama PT TIMAH untuk kemanusiaan dan kegiatan sosial lainnya,” kata Yovita.
Red.
















