Bani mengaku, selama Irjen Pol Hendro menjabat sebagai Kapolda Babel, dirinya sering diajak berbincang setiap kali sang jenderal membeli pempek di Mapolda.
Tak jarang, dagangannya juga diborong oleh jenderal untuk dibagikan kepada anggota polisi, tahanan, bahkan anak yatim di Pangkalpinang.
“Beliau orangnya rendah hati dan sangat peduli. Kadang suka beli banyak untuk dibagi ke orang lain. Itu yang bikin saya kagum dan salut sama beliau,” katanya.
Momen sertijab yang berlangsung hari itu membuat Bani merasa kehilangan sosok yang sudah dianggap seperti keluarga sendiri. Meski demikian, ia tetap mendoakan agar Irjen Pol Hendro dan keluarganya selalu diberi kesehatan dan kesuksesan di tempat tugas yang baru.
“Saya cuma bisa kirim doa terbaik buat beliau. Semoga Pak Hendro berserta keluarga terus diberkahi rezeki dan tetap jadi orang baik seperti yang saya kenal dimanapun beliau bertugas,” ucapnya lirih.
Pantauan di lapangan, deretan karangan bunga di halaman Mapolda Babel tampak berwarna-warni, berisi ucapan selamat datang bagi Kapolda baru Irjen Pol Viktor T. Sihombing, sekaligus ucapan terima kasih untuk Irjen Pol Hendro Pandowo yang kini menempati jabatan baru sebagai Pati Bareskrim Polri.
Di antara karangan bunga dari berbagai pejabat, instansi, dan organisasi besar, papan bunga bertuliskan “Dari Bani Pempek Palembang” tampak paling mencuri perhatian.
Meski karangan bunga ucapan tersebut sederhana, namun dibalik itu memiliki sarat makna. Ucapan tersebut sebagai simbol kecil dari besarnya hati seorang pedagang yang tak pernah lupa pada jasa dan kebaikan terhadap jenderal yang selama ini dinilai sebagai sosok dermawan oleh masyarakat. (*)
















