“Terima kasih tadi, siapa. Bagus (Siswa Sekolah Rakyat Tabanan 17 Bali) ya. Kamu dulu diejek, nggak apa-apa. Nggak apa-apa diejek. Jangankan kamu, saya pun sering diejek sampai sekarang. Presiden pun sering diejek. Nggak apa-apa, yang penting hatimu, hati kita baik. Kalau kita diejek, kita balas dengan sopan santun. Semakin dihina, semakin kau teguh. Semakin berani, semakin sopan. Dihina, sopan. Jangan kecil hati,” ujarnya.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa banyak tokoh sukses lahir dari keluarga sederhana dan mampu mengubah nasib karena tidak menyerah pada keadaan. Oleh karena itu, para siswa harus tetap optimis dan melihat sisi positif dalam setiap kesulitan yang dihadapi.
“Terima kasih. Kamu nanti akan berhasil. Banyak orang yang berhasil datang dari keluarga yang sangat miskin. Banyak sekali. Tapi anaknya tidak mau menyerah. Anaknya tidak mau putus asa. Anaknya selalu gembira. Di tengah kesulitan, cari yang baik. Pasti akan ada kebaikan yang datang. Kita percaya itu,” ujarnya.
Presiden Prabowo mengajak dan mengingatkan seluruh unsur Sekolah Rakyat Tabanan, Bali, untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing dengan sebaik-baiknya demi masa depan generasi muda Indonesia.
“Kepala sekolah, jalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Anak didik, gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Teliti, rajin, disiplin, berbuat yang terbaik,” pesan Prabowo.
Herman Yakub.
















