Ia menegaskan bahwa saat ini tidak ada kelangkaan pupuk, dan stok tersedia di seluruh kios serta penyalur resmi.
Sementara itu, Endang Suryadi, petani asal Jonggol, turut menyambut positif penurunan harga pupuk. Ia berharap kebijakan tersebut dapat berlangsung lama dan tidak diikuti kenaikan kembali.
Alhamdulillah, padi kering sekarang sekitar Rp775.000 per kuintal.
Harapan ke depan, pupuk jangan naik lagi. Petani sudah nyaman. Terima kasih Pak Prabowo,” ujarnya.
Endang mengaku merasakan langsung manfaat dari kebijakan ini.
Harga pupuk yang lebih murah membuatnya bisa mengalokasikan dana untuk keperluan lain, seperti obat-obatan tanaman.
“Dampaknya besar banget. Biasanya duit habis buat pupuk, sekarang bisa dibagi buat kebutuhan lain,” tuturnya.
Meski senang, ia berharap harga gabah tidak ikut turun pasca penurunan HET pupuk.
“Mohon harga padinya distabilkan lagi. Kalau bisa naik, bukan turun,” harapnya.
Yakub Herman.




















