Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
Berita

Petani NTT Bersyukur, 3.000 Pohon Buncis Terserap Semua Berkat MBG

×

Petani NTT Bersyukur, 3.000 Pohon Buncis Terserap Semua Berkat MBG

Sebarkan artikel ini

Gili berharap program MBG bisa terus berjalan. Selain meningkatkan gizi penerima manfaat, terutama siswa sekolah, MBG ini juga berkah tersendiri bagi para petani.

Pengalaman serupa juga datang dari Mikael Jehudu, Ketua Kelompok Tani Harapan Baru Kelurahan Wali. Dia berani menanam berbagai jenis tanaman agar bisa terserap dapur MBG.

Tanaman yang menjadi andalannya adalah daun bawang, terung, dan mentimun. Khusus mentimun, dia punya pengalaman menarik.

Mikael bercerita, sebelum ada MBG, mentimun jenis baru yang dia tanam hanya dihargai Rp 1.000 per kilogram, paling baik Rp 1.500 per kilogram.

“Kalau di pasar umum, beberapa bulan lalu, besar-besar begini saya punya, hanya (dihargai) seribu,” kenang Mikael.

Kini, harga mentimunnya bahkan naik hingga 10 kali lipat. Dapur MBG mau menyerap semua hasil tanamannya. “Jadinya per kilogram Rp 10 ribu (bahkan) Rp 12 ribu,” kata dia.

Herman Yakub.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel