“Jadi tolong masyarakat juga nanti yang akan menerima manfaat ini menyesuaikan dengan prosedur, harus bawa KTP. Karena yang kita bagikan ini kita harus lapor ke pusat bahwa sudah dibagikan,” tuturnya.
“Yang menerima manfaat itu harus tercatat benar, sehingga bapak ibu harus membawa KTP. Supaya yang menerima itu benar-benar orang yang ditujukan yang memang membutuhkan,” pungkasnya.
Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian kota Pangkalpinang, Samri, menjelaskan jika beras yang digulirkan adalah beras bulog medium, yang kondisinya masih bagus.
“Alhamdulillah, untuk beras medium dari bulog itu kondisinya masih sangat bagus. Kita berharap tahun ini tidak ada kendala yang terjadi, seperti tahun sebelumnya,” harap Samri.
“Tahun kemarin itu hampir 560 ton beras, untuk 6 bulannya. Tapi kalo untuk tahun ini kita belum bisa memastikan,” tutupnya.



















