“Kita ingin kader PKB selalu turun ke lapangan, memahami permasalahan di desa-desa, dan memberikan solusi nyata. Ramadan adalah momentum untuk mempererat silaturahmi dan membangun kepedulian yang lebih besar,” ujar Abu Hairi.
Selain mempererat kebersamaan, Abu Hairi juga mengajak para kader PKB untuk lebih proaktif dalam membangun daerah. Menurutnya, partai politik bukan hanya tempat mengkritik, tetapi harus menjadi bagian dari solusi.
“Kita ingin PKB dikenal sebagai partai yang membawa perubahan nyata. Kritik memang perlu, tapi yang lebih penting adalah turun langsung dan membantu masyarakat dengan program yang solutif,” tegasnya.
Acara diakhiri dengan buka puasa bersama, di mana para kader, tokoh agama, dan masyarakat berbagi kebersamaan dalam suasana penuh kehangatan. Diskusi ringan yang berlangsung selama santap bersama pun menjadi ajang menyampaikan aspirasi dan harapan untuk pembangunan daerah yang lebih baik.
Dengan semangat kepedulian dan pelayanan, PKB Bangka Selatan terus menunjukkan bahwa politik bukan hanya soal kekuasaan, tetapi juga tentang hadir dan berbuat untuk masyarakat.
















